5 Pengobatan Herbal Rumahan untuk Mengobati Alergi Kulit

RockenBolle – Pengobatan untuk alergi kulit yang dapat kamu terapkan dirumah, seperti mandi dengan garam Epsom, mengoleskan kompres minyak esensial peppermint, atau mengoleskan tonik yang terbuat dari mawar dan lidah buaya dapat membantu menenangkan dan melembabkan kulit dengan mengurangi gejala gatal, kemerahan, iritasi atau pembengkakan.

Alergi kulit adalah reaksi peradangan yang dapat muncul di berbagai bagian tubuh, seperti leher, kaki, tangan, perut, mulut, ketiak atau punggung, misalnya, dan dapat dikaitkan dengan beberapa faktor seperti gigitan serangga, kulit kering. atau bahkan alergi terhadap bahan pakaian.

Pengobatan rumahan adalah pilihan yang baik untuk membantu meringankan gejala alergi dan harus digunakan setelah mencuci dan mengeringkan kulit Anda. Namun, jika gejala tidak hilang sepenuhnya setelah 1 atau 2 hari atau memburuk, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengidentifikasi penyebab alergi kulit dan menunjukkan pengobatan yang tepat.

Beberapa pilihan pengobatan herbal rumahan untuk alergi kulit adalah:

1. Pasta soda kue dan minyak kelapa

Soda kue dan pasta minyak kelapa membantu menyeimbangkan pH kulit dan memiliki tindakan anti-inflamasi dan pelembab, membantu meringankan gejala alergi seperti iritasi, gatal, kemerahan atau pembengkakan pada kulit.

Bahan-bahan:

4 sendok makan soda kue;
12 sendok makan minyak kelapa.

Dalam wadah bersih dan kering, campur bahan menjadi pasta. Tempatkan soda kue dan pasta minyak kelapa pada kapas atau kain kasa, dan oleskan dengan lembut ke area kulit yang alergi dan biarkan selama 10 menit. Kemudian bilas dengan lembut dengan air dingin.

Jika Anda tidak memiliki minyak kelapa untuk membuat pasta, Anda bisa menggantinya dengan 12 sendok makan air.

 

2. Bunga Pansy

Pansy, secara ilmiah dikenal sebagai Viola tricolor, memiliki sifat anti-inflamasi, analgesik, dan anti-alergi, menjadikannya pilihan pengobatan rumahan yang bagus ketika digunakan sebagai kompres untuk penggunaan topikal yang dibuat dari infus tanaman obat ini untuk membantu mengurangi gejala alergi kulit. seperti kemerahan, gatal atau bengkak.

Selain itu, karena khasiatnya, ekstrak bunga fansy juga dapat digunakan untuk membantu pengobatan psoriasis atau eksim.

Bahan-bahan :

20 hingga 30 gram bunga pansy segar atau kering;
500 ml air mendidih.

Tambahkan bunga pansy ke dalam air mendidih dan diamkan selama sekitar 15 menit. Tunggu hingga hangat, saring, rendam kain kasa di infus pansy dan oleskan ke daerah kulit alergi dua kali sehari.

 

3. Chamomile (Kamomil)

Chamomile adalah tanaman obat yang memiliki komposisi zat seperti azulene, bisabolol dan farnesene, dengan efek anti-inflamasi dan anti-alergi, menjadi pilihan obat rumah yang baik untuk alergi kulit, yang dapat digunakan sebagai kompres, membantu untuk meredakan gejala kemerahan, bengkak atau gatal.

Bahan-bahan :

20 hingga 30 g bunga chamomile segar atau kering;
500 ml air mendidih.

Tambahkan bunga chamomile segar atau kering ke dalam air mendidih dan biarkan selama 15 menit. Kemudian saring, basahi kain kasa, kapas atau kain dan usapkan pada area kulit yang alergi minimal dua kali sehari.

 

4. Minyak Esensial Peppermint

Minyak esensial peppermint kaya akan mentol dan mint, dengan sifat antibakteri, anti-inflamasi dan antiseptik yang membantu melawan gatal atau kemerahan yang disebabkan oleh alergi kulit.

Bahan-bahan :

2 sampai 3 tetes minyak esensial peppermint;
1 gelas air.

Tambahkan tetesan minyak esensial peppermint ke dalam segelas air dan aduk. Kemudian, basahi kapas atau kain kasa dalam larutan dan letakkan di daerah kulit yang alergi, setidaknya dua kali sehari.

 

5. Mawar dan Lidah Buaya

Bunga mawar dan lidah buaya dapat membantu menenangkan kulit karena memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan dan penyembuhan, yang membantu meringankan gejala alergi kulit seperti gatal atau iritasi, serta menyembuhkan luka dan melembabkan kulit.

Bahan-bahan :

kelopak mawar merah segar;
Gel transparan daun lidah buaya segar.

Potong daun lidah buaya, cuci dan buang gel yang ada di dalam daun. Cuci kelopak mawar merah segar. Masukkan semuanya ke dalam blender dan haluskan, atau gunakan mixer. Saring dan simpan dalam stoples kaca yang bersih dan kering. Letakkan beberapa tonik pada kapas atau kain kasa bersih dan oleskan ke area kulit yang alergi sekali sehari.

Saat menyiapkan tonik ini, penting untuk tidak menggunakan kulit daun lidah buaya, yang memiliki efek toksik, tetapi hanya gel bening yang ada di dalam daun.

Bagikan Halaman ini