5 Cara Mengatasi Rambut Rontok Akibat Stres

RockenBolle.net – Rambut rontok tidak hanya dialami oleh orang dewasa, bahkan remaja juga bisa mengalami kerontokan akibat stress. Cara mengatasi rambut rontok yang disebabkan oleh stres, bisa dilakukan dengan diet anti-inflamasi termasuk ikan, buah jeruk atau kacang-kacangan, atau obat-obatan dan suplemen vitamin yang dapat diresepkan oleh dokter kulit, seperti finasteride atau Pantogar. Obat-obatan ini membantu melawan peradangan kapiler, meningkatkan sirkulasi darah dan menyediakan batang rambut dengan kondisi yang diperlukan untuk perkembangan dan pertumbuhannya.

Rambut rontok merupakan salah satu gejala stres yang paling umum yang dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol dalam aliran darah, mempengaruhi pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh, menyebabkan ketidakseimbangan vitamin dan nutrisi penting untuk pertumbuhan dan penguatan rambut, menyebabkan rambut untuk rontok.

Selain itu, infeksi virus corona juga dapat menyebabkan stres fisik dan emosional serta menyebabkan kondisi yang disebut telogen effluvium, yang ditandai dengan kerontokan rambut yang meluas di kulit kepala dan gangguan pertumbuhan garis rambut. Oleh karena itu, COVID dan kerontokan rambut telah dikaitkan setelah infeksi virus corona.

Cara Mengatasi Rambut Rontok

1. Minum obat atau suplemen makanan

 

Obat-obatan seperti finasteride atau spironolactone, dan suplemen makanan seperti Pantogar atau Lavitan, digunakan untuk rambut rontok yang disebabkan oleh stres, membantu mengurangi peradangan di kulit kepala atau memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut dan harus digunakan dengan rekomendasi dokter kulit.

Pilihan obat lain untuk rambut rontok akibat stres yang mungkin diindikasikan oleh dokter adalah losion atau sampo untuk digunakan pada kulit kepala, seperti minoxidil atau alfaestradiol, karena membantu menyehatkan dan merangsang sirkulasi darah di kulit kepala, dan dapat digunakan bersama dengan obat lain untuk memperkuat efeknya

 

2. Makan makanan bergizi

Makanan yang kaya akan protein

Diet bergizi untuk rambut rontok yang disebabkan oleh stres harus mencakup makanan yang kaya protein, vitamin B, C dan E, mineral seperti  lemak baik seperti omega 3, karena mereka memiliki tindakan anti-inflamasi dan antioksidan, selain menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pelestarian rambut, membantu membangun helai baru dan mencegah kerontokan rambut.

Beberapa makanan yang harus dimasukkan dalam diet untuk rambut rontok akibat stres adalah daging, ikan, susu, yogurt, keju, buah jeruk atau kacang-kacangan.

Selain itu, pilihan yang baik untuk meningkatkan konsumsi makanan yang baik untuk mencegah kerontokan rambut adalah dengan menyiapkan jus dengan wortel, jeruk dan biji rami, karena kaya akan nutrisi yang melawan peradangan kulit kepala dan rambut rontok.

 

3. Berlatih aktivitas fisik

Aktivitas fisik membantu menurunkan jumlah kortisol dalam darah, hormon stres, dan melepaskan endorfin, yaitu zat yang dikeluarkan oleh tubuh yang berhubungan dengan perasaan sejahtera.

Untuk mendapatkan manfaat aktivitas fisik dan memerangi kerontokan rambut akibat stres, kamu harus melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, seperti berlari, berjalan, menari atau bersepeda, misalnya.

Selain itu, kamu dapat melakukan latihan relaksasi seperti yoga atau tai chi chuan, dan mempraktikkan hobi seperti fotografi, menggambar, atau berkebun, karena dapat membantu memerangi stres dan mengurangi kerontokan rambut.

Namun untuk meningkatkan kesehatan helai rambut juga disarankan untuk menghindari memegang rambut basah agar tidak membusuk akar dan setiap kali kamu mencuci rambut, lepaskan sampo dan kondisioner sepenuhnya. Jika rambut kering, lapisan krim penata rambut dapat diterapkan untuk menghilangkan simpul dan melembabkan, mencegah rambut rontok terlalu banyak saat menyisir.

 

4. Lakukan terapi

Terapi membantu untuk menenangkan diri dan menemukan keseimbangan emosional, karena memungkinkan untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan stres, seperti ketidakpuasan dengan pekerjaan, konflik dengan rekan kerja, kesulitan dalam mengatur waktu untuk diri sendiri atau masalah hubungan, dan dengan cara ini membantu mengatasi kerontokan rambut akibat stres.

Terapi ini harus dilakukan dengan psikolog atau psikoterapis untuk membimbing dan membantu menemukan solusi untuk mengurangi stres.

 

5. Tidur 8 jam dalam semalam

Tidur minimal 8 jam semalam juga dapat membantu melawan kerontokan rambut yang disebabkan oleh stres, karena jika kamu kekurangan jam tidur, kadar kortisol meningkat, menyebabkan kelelahan dan stres yang berlebihan, yang berujung pada kerontokan rambut.

Itulah mengapa penting untuk tidur 8 jam semalam untuk mengatur kadar kortisol dan menghindari stres dan rambut rontok.

Lalu, bagaimana jika malam hari tidak dapat tidur dengan nyenyak ? Nah, kamu bisa baca mengenai cara tidur lebih nyenyak di malam hari.

 

Mengapa rambut rontok terjadi setelah COVID-19?

Kerontokan rambut pasca COVID-19 telah dilaporkan oleh orang-orang yang terinfeksi virus corona dan mungkin terkait dengan kondisi yang disebut telogen effluvium, yang disebabkan oleh tekanan fisik dan emosional dari penyakit tersebut. Kondisi ini menyebabkan kerontokan rambut yang meluas dan progresif yang dapat terjadi sekitar 3 bulan setelah episode stres dan biasanya berlangsung selama sekitar 6 bulan.

 

Bagikan Halaman ini